SASARAN, PROGRAM STRATEGIS DAN INDIKATOR KEBERHASILAN BADAN PENJAMINAN MUTU

  1. Strategi dan Kebijakan

Dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan diperlukan suatu strategi, yang selanjutnya dijabarkan dalam kebijakan, program dan kegiatan. Kebijakan adalah pedoman pelaksanaan tertentu untuk mempertajam makna dari strategi dan menjadi pedoman bagi keputusan-keputusan yang mendukung strategi. Dari strategi ditetapkan kegiatan-kegiatan yang dapat merealisasikan yang direncanakan.

Strategi dan kebijakan BPM Universitas Ibrahimy ditetapkan dengan bantuan Analisis SWOT. SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan  untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats). Keempat faktor tersebut yang membentuk akronim SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, dan threars). Proses ini melibatkan penentuan tujuan yang spesifik dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mendukung dan yang tidak dalam mencapai tujuan tersebut.

Strategi, dan kebijakan yang telah diturunkan dalam analisis SWOT tercantum dalam berikut.

NoSasaranStrategiKebijakan
1Bertambahnya jumlah Dokumen yang relevan dengan kebutuhan pendidikan tinggi dan standar nasionalMengembangkan Sistem Penjaminan Mutu Internal di Institut, dalam rangka pencapaian standar sesuai falsafah,     visi,      misi, dan tujuan pendidikan Institut serta ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintahPercepatan pengembangan     sistem penjaminan               mutu dengan     meningkatkan keterlibatan                  dan tanggungjawab      setiap unit kerja yang ada
Aktif melakukan koordinasi yang intensif dengan Diktis Perguruan Tinggi dan lembaga             lainnya untuk pengembangan dokumen SPMIBerperan aktif dalam tim penjaminan mutu yang      dikoordinasikan oleh       Diktis        melalui rapat-rapat koordinasi BPM seindonesia
Mendorong keterlibatan seluruh civitas akademika untuk terlibat langsung dalam pengembangan dokumen SPMI sehingga tercipta rasa tanggung- jawab bersamaSeluruh civitas akademica harus mempunyai kesadaran yang tinggi pentingnya jaminan mutu
2Tersedianya perangkat dan panduan pelaksanaan penjaminan mutuMengembangkan perangkat dan panduan pelaksanaan penjaminan mutu yang mudah dipahamiPembuatan panduan dilakukansecara bertahap berdasarkan skala prioritas
3Terimplementasinya sistem penjaminan mutuMendorong dan mendukung peran serta aktif civitas akademika untuk menciptakan budaya mutuBudaya mutu akan diterapkan pada civitas akademika
Mengembangkan kondisi yang kondusif agar terbentuk kesadaran pentingnya mutu
Meningkatkan sumber daya BPM Universitas Ibrahimy serta stakeholder terkait dengan penerapan mutuMenambah auditor yang mempunyai sertifikat
Melaksanakan   sosialisasi secara rutin kepada unit- unit        dan        individu untuk memberikan pemahaman pentingnya Penyelenggaraan kegiatan yang bermutuTahap pertama dengan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya mutu, kemudian meningkatkan keterlibatan semua unit dan individu dalam penjaminan mutu, dan akhirnya meningkatkan sistem mutu di semua unit
Pelatihan dan sosialisasi akan diadakan pada setiap unit dan individu
Reward dan punishment adalah penghargaan dan hukuman dalam penerapan  mutuPengembangan penghargaan      (reward) berbasis kinerja dan mutu
4Terimplementasinya program audit internal dan eksternalMelakukan audit mutu internal secara menyeluruh, bertahap, konsisten dan berkesinambungan.Membuat sistem audit internal yang mudah untuk dilaksanakan sehingga audit dapat dilakukan secara menyeluruh, konsisten dan berkesinambungan
Melaksanakan program pengawasan (pemantauan dan            evaluasi)    serta memberikan                saran perbaikan sebagai tindakan penyempurnaan atau peningkatan mutu yang berkelanjutanMembuat            teknologi sistem informasi untuk pemantauan      dan evaluasi
Melibatkan mahasiswa dan masyarakat dalam pengendalian mutu dari semua bidangHasil                          evaluasi pembelajaran       oleh mahasiswa (Quesioner) akan ditindaklanjuti dengan perbaikan- Perbaikan
Pengembangan jejaring dengan stakeholder internal dan eksternal
5Menigkatnya program studi yang mendapatkan akreditasi A oleh BAN PTMemfasilitasi setiap program studi dalam mempersiapkan diri untuk melaksanakan akreditasi BAN PT.Melakukan      monitoring dan evaluasi  reakreditasi prodi  dilakukan   secara terencana dengan waktu yang cukup
Melakukan pertukaran pengalaman di internal maupun eksternal dalam proses akreditasi
  • Indikator Renstra

Berikut ini disampaikan target dari sasaran jangka menengah yaitu lima tahun kedepan, sebagaimana tabel berikut ini.

No.SasaranIndikator SasaranIndikator Renstra
20192020202120222023
 Bertambahnya jumlah dokumen yang Relavan dengan kebutuhan pendidikan tinggi dan standar nasionalJumlah standar SPMI yang sudah ditetapkan (buah)2930323334
Tersedianya manual SPMI yang sudah ditetapkan (buah)11111
Tersedianya formulir SPMI yang sudah ditetapkan (buah)  32  35  373840
 Tersedianya perangkat           dan panduan pelaksanaan penjaminan mutuJumlah intruksi kerja SPMI yang ditetapkan (buah)  32  50  60  65  70
Jumlah standar SOP pelaksanaan kegiatan yang ditetapkan (buah)  32  50  60  65  70
 Terimplementasiny a sistem penjaminan mutuJumlah unit yang telah menerapkan SPMI4750515253
Jumlah lulusan pelatihan SPMI94102102102102
Pelaksanaan sosialisasi penjaminan mutu4750515253
Bertambahnya penerima reward penerapan jaminan mutu  3  5  10  10  10
 Terimplementasinya program audit internalJumlah unit kerja yang mempunyai standar assesmen4750515253
Terlaksananya audit internal pada setiap unit kerja di Universitas Ibrahimy11111
 Meningkatnya program studi yang mendapat akreditasi A dari BAN PTJumlah program studi yang mendapatkan akreditasi A dari BAN PT  21  22  23  27  30

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *